Kamis, 24 Desember 2020

Published Desember 24, 2020 by with 0 comment

8 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Jaket Outdoor


Memilih jaket outdoor memang bisa jadi perkara yang susah-susah gampang. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memerhatikan hal-hal berikut sebelum Anda membeli jaket outdoor pilihan Anda.

Bagi Anda yang menyukai petualangan, jaket outdoor memang pilihan yang tepat untuk mendukung segala aktivitas Anda. Namun, memilih jaket outdoor yang sesuai dapat menjadi masalah ketika Anda membutuhkan kepraktisan yang tetap didukung dengan harga terjangkau dan spesifikasi setara jaket-jaket outdoor profesional.

Oleh sebab itu, pertimbangkanlah aspek-aspek berikut sebelum Anda membeli jaket outdoor pilihan Anda.

Jaket Gunung

Pertama-tama, pastikan terlebih dahulu apa tujuan Anda membeli jaket outdoor. Pasalnya, kebanyakan jaket outdoor di pasaran memang didesain khusus untuk kebutuhan tertentu. Misalnya, jaket outdoor untuk olahraga ringan seperti lari atau bersepeda akan diperlengkapi dengan ventilasi udara yang lebih banyak demi memperlancar sirkulasi udara saat beraktivitas. Di sisi lain, jaket outdoor untuk olahraga berat seperti mendaki gunung wajib menyeimbangkan keawetan, ketahanan terhadap air, dan ventilasi udara, yang sayangnya sering berdampak pada berkurangnya tingkat kenyamanan saat dikenakan.

Ukuran dan kenyamanan

Pastikan jaket outdoor Anda memiliki ukuran yang sesuai dengan tubuh Anda. Pertimbangkan juga bahan yang digunakan—apakah sudah cukup nyaman dikenakan? Sebab, bahan semutakhir apapun tidaklah ada artinya apabila tidak dibarengi dengan tingkat kenyamanan yang mumpuni.

Resleting

Beberapa jaket mendukung fitur pit-zaps, yaitu resleting di bawah ketiak yang dapat dibuka untuk memperluas ventilasi udara. Jaket outdoor berkualitas baik memang wajib memiliki ventilasi udara yang oke, namun fitur ini tentu sangat membantu bagi Anda yang mudah kepanasan. Selain itu, pastikan juga bahwa resleting jaket Anda memiliki kualitas yang baik sebelum membeli.

Lapisan dalam

Apabila Anda memang hobi mengenakan jaket outdoor, jaket dengan model 3-in-1 bisa jadi pilihan tepat. Dilengkapi dengan lapisan pelindung dalam yang bisa dicopot-pasang, jaket 3-in-1 adalah pilihan pas bagi Anda yang menginginkan jaket outdoor serbaguna, sebab model dan kegunaannya bisa disesuaikan dengan kondisi cuaca apapun.

Pull cord dan velcro

Aspek ini penting untuk diperhatikan, terutama jika Anda berencana untuk membeli jaket outdoor tahan air. Sebelum membeli, ujilah terlebih dahulu velcro dan pull cord yang tersemat dalam jaket untuk memastikan kualitasnya. Semakin kencang, maka semakin bagus.

Bahan lapisan waterproof

Jaket outdoor dengan bahan waterproof biasanya diproduksi dengan susunan 3 lapis, yaitu face fabric, membrane, dan backer. Membrane adalah sebuah material termutakhir dengan lubang-lubang mikroskopis tahan air yang tetap mengizinkan tubuh Anda untuk bernapas.

Selain membrane, ada beberapa teknologi pelapisan lain yang lebih konvensional dan terjangkau seperti coating atau laminate, namun kualitasnya tentu lebih rendah. Apabila kebutuhan Anda tidak mengharuskan Anda untuk membeli jaket outdoor profesional, jaket-jaket yang dilapis dengan dua teknologi tersebut bisa jadi pilihan.

Warna

Warna-warna terang seperti kuning dan merah memang biasanya lebih mudah kotor, namun juga lebih mudah dikenali. Dibandingkan dengan warna gelap yang cenderung menyerap cahaya, warna-warna terang dapat memantulkan cahaya dengan lebih baik. Anda tentu dapat memilih warna jaket sesuai preferensi Anda sendiri, namun warna terang jelas adalah pilihan yang paling tepat untuk menunjang keselamatan.

Dalam rangka memberikan produk sesuai dengan kebutuhan aktivitas luar ruang, PT Cartenz Tactical Official Store Indonesia membuat sebuah brand dengan nama COZMEED – Lifetime Brotherhood. Brand COZMMED ini kami bangun dengan kekuatan hubungan erat bersama komunitas-komunitas pecinta alam. Dalam proses pembuatan produk COZMMED, kami selalu mempertimbangkan aspek kebutuhan inti konsumen yang digabungkan dengan teknologi dan inovasi pada setiap sisi produk.

Baca Selengkapnya
      edit

Senin, 07 Desember 2020

Published Desember 07, 2020 by with 0 comment

Cara Menentukan Tenor yang Sesuai Sebelum Ambil Kredit Mobil


Ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan menggunakan fitur simulasi pembiayaan sebelum mengajukan kredit mobil Mitsubishi. Salah satunya adalah memberi gambaraan mengenai tenor atau masa pinjaman yang tepat sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Sebab, tenor pinjaman merupakan salah satu hal yang menentukan nominal cicilan bulanan kredit nantinya. Untuk melakukan simulasi ini, Anda bisa datang langsung ke dealer atau secara online melalui https://www.dipostar.com/id/simulasi-pembiayaan.htm.

Ada dua jenis tenor yang umumnya ditawarkan untuk kredit mobil, yakni tenor panjang dan tenor pendek. Supaya tak salah ambil keputusan, berikut ulasan masing-masing masa pinjaman yang bisa disesuaikan dengan anggaran Anda.

Tenor panjang dalam kredit mobil

Masa pinjaman atau tenor panjang cukup bervariasi, tetapi rata-rata berlangsung hingga 60 bulan atau 5 tahun. Namun, ketentuannya bisa berbeda tergantung kebijakan yang ditentukan dealer atau perusahaan pembiayaan yang bersangkutan.

Salah satu karakteristik yang mudah dikenal dari tenor panjang adalah uang muka atau down payment yang kecil dan terjangkau. Oleh karena itu, jenis pinjaman ini menjadi incaran pembeli yang belum mempunyai bujet besar dan sedang membutuhkan mobil dalam waktu cepat. Kemudian, jumlah cicilan yang harus Anda bayar pun cenderung tak menggerus penghasilan bulanan.

Di sisi lain, Anda perlu mengantisipasi beberapa risiko saat mengambil cicilan dengan tenor panjang. Misalnya saja total utang keseluruhan yang lebih besar. Hal tersebut dikarenakan Anda membayar utang pokok beserta bunga dalam jangka waktu lama. Anda pun mungkin akan mengalami kesulitan apabila di tengah masa kredit mendadak kehilangan pekerjaan.

Tenor pendek dalam kredit mobil

Dibandingkan tenor panjang, jenis pinjaman ini hanya menyediakan waktu minimal 12 bulan untuk Anda. Kisaran bunga yang dikenakan pada angsuran relatif rendah, yakni dari 0,5 sampai 1%. Namun mengenai persentase suku bunga akan tergantung pada kebijakan setiap lembaga pembiayaan.

Walaupun suku bunganya rendah, tetapi nominal cicilan pada tenor pendek ini akan lebih besar dibandingkan tenor panjang. Penyebabnya adalah karena pembaginya yang kecil. Maksudnya, ketika Anda memiliki utang 36juta dengan tenor 3 tahun. Artinya nominal cicilan bulanan tanpa tambahan bunga adalah 1 juta (36juta/36 bulan). Sementara jika Anda memilih tenor 1 tahun, maka nominal cicilannya adalah 3juta (36juta/12bulan). Meski begitu, tenor pendek masih diincar untuk beberapa alasan. Contohnya saat Anda merasa mampu membayar uang muka dalam jumlah besar. Nasabah yang tak mau lama-lama terikat utang pun kadang memilih tenor pendek untuk melunasi tagihan dalam waktu cepat. 

Namun, kredit mobil dengan tenor pendek termasuk yang tak mudah diberikan, karena pemberi layanan (bank atau leasing) akan melihat kemampuan Anda dari segi finansial (gaji bulanan) dan riwayat kredit sebelumnya. Jadi, pastikan Anda sudah memenuhi kriteria yang diajukan kalau ingin pengajuan kredit diterima cepat.

Tenor Panjang VS Tenor Pendek

Lantas, jenis tenor mana yang sebaiknya diambil? Anda yang memiliki penghasilan pas-pasan lebih disarankan mengambil kredit dengan tenor panjang, sementara tenor pendek lebih direkomendasikan untuk nasabah berpenghasilan besar. Sekali lagi, hitung semuanya melalui simulasi pembiayaan untuk mendapatkan gambaran angsuran yang dibebankan kepada Anda. Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya
      edit

Minggu, 06 Desember 2020

Published Desember 06, 2020 by with 0 comment

Pentingnya Perawatan Mobil Berkala Minimal 6 Bulan Sekali


Memiliki mobil Innova atau merek mobil lainnya jelas memberikan banyak kemudahan kepada pemilik. Utamanya memudahkan dalam hal mobilitas. Mudah untuk bepergian ke mana-mana, baik sendiri maupun bersama keluarga.

Belakangan ini, mendapatkan mobil semakin mudah bisa secara tunai maupun kredit sehingga banyak orang mampu memiliki mobil di garasi mereka. Namun, banyak pemilik mobil mengabaikan perawatan mobil mereka sehingga menyebabkan komponen di dalam maupun luar mengalami kerusakan. 

Alasan Mengapa Service Mobil Berkala Penting

Para pemilik seringkali mengabaikan perawatan berkala karena merasa hal tersebut membuang uang. Banyak pemilik hanya mau membawa mobil ke bengkel hanya saat mengalami kerusakan saja. Cara ini sangat salah, karena mobil dengan perawatan berkala akan menghemat biaya pengeluaran juga mengurangi risiko kerusakan. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu menyervis mobil secara berkala:

1. Rutinitas Kemacetan

Terkadang pemilik mobil tak mengacuhkan perawatan berkala karena merasa kilometer masih belum mencapai angka 10.000. Normalnya, perawatan memang dilakukan setelah mobil mencapai kilometer 10.000. Namun, pada kondisi tertentu seperti kemacetan Anda juga membutuhkan service mobil berkala.

Sebab saat mengalami kemacetan selama berjam-jam, mobil melakukan kerja berat terutama pada bagian mesin. Meskipun tidak berjalan jauh, tapi mesin terus menyala dalam kondisi macet. Inilah yang menyebabkan perlu dilakukan service rutin.

2. Salah Satu Syarat Warranty

Anda bisa mendapatkan penggantian sejumlah harga Innova khusus pengguna mobil jenis ini atau mendapatkan unit baru. Apabila melakukan klaim warranty, khususnya pengguna mobil baru Toyota.

Melakukan perawatan rutin menjadi salah satu persyaratannya dan harus dilakukan di bengkel resmi Toyota. Mulai dari perawatan 1 bulan pertama atau 1000 km pertama. Selanjutnya, perawatan setiap 6 bulan sekali atau kelipatan 10.000 km. Hal ini untuk menjaga dan melihat apakah komponen mobil berjalan seperti seharusnya.

3. Memastikan Semua Bagian Mobil Berfungsi

Keteledoran atau kelalaian pengendara seringkali mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Terutama kelalaian mengecek fungsi-fungsi yang ada di mobil. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemeriksaan rutin melalui service agar mesin dapat berfungsi seperti semestinya.

4. Memperpanjang Usia Mobil

Mobil yang dirawat dengan baik bisa digunakan hingga 10 tahun ke atas sedangkan tanpa perawatan hanya bertahan 4 atau 5 tahun saja. Jelas terlihat, apabila Anda melakukan perawatan rutin dapat memperpanjang usia mobil.

5. Menghemat Pengeluaran

Mengeluarkan biaya perawatan rutin yang mahal kok bisa dibilang menghemat pengeluaran? Memang lebih hemat apabila dibandingkan dengan mengganti suku cadang yang sudah aus dengan baru. Selain itu, satu bagian rusak bisa merambat ke bagian lain sehingga perbaikan jauh lebih mahal. 

Beberapa alasan di atas memperlihatkan betapa pentingnya melakukan service rutin. Sebaiknya, perawatan dilakukan di bengkel resmi Toyota sehingga suku cadang dan perawatannya sesuai standar kebutuhan mobil Toyota Anda. 

Bagi Anda yang belum memiliki kendaraan dan tertarik kredit Innova atau jenis mobil Toyota lainnya, bisa segera mendatangi showroom Toyota terdekat untuk melihat sendiri bagaimana bentukan mobil MPV keluarga Indonesia ini. Nikmati juga promo menarik Innova  berupa potongan harga dan bonus menarik lainnya.

Baca Selengkapnya
      edit